PERIBAHASA INDONESIA API

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata API

 

Api kecil baik padam.

Suatu keburukan hendaknya diatasi semenjak masih kecil (awal), ka­rena jika terlanjur besar sulit diatasi.

 

Bagaikan api dalam sekam.

Kejahatan yang tidak tampak karena dirahasiakan. Suatu saat akan menjadi besar dan membahayakan.

 

Api padam puntung berasap.

Membangkitkan masalah yang sudah hampir dilupakan.

Perkara yang telah putus dan dianggap selesai, diungkit-ungkit kembali.

 

Bagaikan meniup api di atas air.

Seseorang yang mendekati (telah dekat) dengan bahaya.

 

Kalau tak ada api, tak akan ada asap.

Segala sesuatu yang sudah terjadi pasti ada penyebabnya.

 

Bagai api dengan asap.

Persahabatan yang sangat akrab dan sulit dipisahkan.

Bagaikan dua orang yang sedang berkasih-kasihan, sulit untuk berpi­sah.

 

Api makan sekam.

Perbuatan buruk yang tidak diketahui.

Melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi (membahayakan).

 

Api padam puntung hanyut.

Suatu perkara atau masalah yang sudah dicari jalan keluarnya (sudah diputuskan).

Masalah yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak secara damai.

 

Api itu jika kecil jadi kawan, jika besar jadi lawan.

Keburukan atau kejahatan, meskipun baru sepele, haruslah dilunas­kan. Jika dibiarkan berlarut-larut akan membahayakan.

 

Telah ke tengah makan api.

Suatu perselisihan yang semakin parah akan sukar didamaikan.

 

Bersuluh minta api.

Seseorang yang tidak tahu dengan dirinya sendiri sehingga seringkali melakukan perbuatan bodoh.

Orang yang tidak menyadari kalau dirinya mempunyai kelebihan se­hingga setiap keputusannya selalu menggantungkan orang lain.

 

Jauh panggang dari api.

Sesuatu yang diterima berbeda sekali dengan harapannya. Jawaban yang tidak tepat dengan pertanyaannya.

Suatu kritikan yang tidak mengenai sasaran.

 

Bersuluh menjemput api.

Menanyakan sesuatu yang telah diketahui jawabannya. Menanyakan sesuatu yang telah jelas pengertiannya.

 

Semangatnya berapi-api.

Keinginan dan kemauannya luar biasa, sangat besar dan tidak bisa ditahan.

 

Meletakkan api di bumbungan.

Ingin dihormati, tetapi melakukan perbuatan yang justru memba­hayakan dirinya sendiri.

 

Bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi.

Sesuatu yang sudah telanjur dan sulit diperbaiki.

Orang yang lemah, tak akan berdaya menolak bencana yang menimpa.

Orang yang tiada daya kekuatan tak mampu menghindari bahaya.

 

Bergantung tiada bertali, bersalai tiada api.

Wanita yang ditelantarkan suaminya, dibelanjai tidak, dicerai pun tidak (Nasib istri yang tidak menentu).

 

Menunggu kucing minta api.

Menantikan sesuatu yang tidak kunjung datang.

Menunggu orang lain yang disuruh, namun tak kunjung kembali ka­rena lupa dengan bersenang-senang sendiri.

 

Bagaikan rabuk dengan api.

Hal dua orang yang melakukan pekerjaan sama, hanya tinggal me­nunggu peluang baik untuk melaksanakan.