PERIBAHASA INDONESIA HUJAN

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata HUJAN

 

Sedikit hujan, banyak yang basah

Peristiwa yang menjadikan suatu perkara kecil dan dapat membuat beberapa pihak saling dendam dan membenci.

 

Bagai hujan pasir

Orang yang memberikan pertolongan kepada orang jahat merupa­kan suatu hal yang percuma.

 

Menantikan hujan di musim kemarau

Berangan-angan untuk mendapatkan sesuatu yang tidak mungkin didapatkan.

 

Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baikjuga di negeri sendiri.

Meskipun hidup senang dan makmur di negeri orang, lebih baik hidup di negeri sendiri meskipun tidak makmur.

 

Hujan menimpa bumi.

Tiada kuasa menolak perintah dari atasan atau pimpinannya yang masih berkuasa.

 

Hujan keris lembing di negeri sendiri, hujanperak di negeri orang, baikjuga di negeri sendiri.

Sebaik-baik hidup di rantau, masih lebih nyaman hidup di kampung halaman sendiri.

 

Hujan berbalik ke langit.

Orang kaya meminta pertolongan orang miskin.

Orang berkuasa minta bantuan rakyat jelata.

 

Terlalu banyak halilintar, kurang hujan.

Orang yang banyak bicara tetapi tak berilmu.

 

Ada hujan ada panas, ada hari boleh balas.

Masih ada kesempatan untuk membalas budi.

 

Maukah orang menghujankan garamnya

Orang berbudi tiada mau menghinakan keluarga atau bangsa sendiri.

 

Kemanakah tumpah hujan dari bubungan, kalau tidak ke cucuran atap.

Suatu pekerjaan besar dan berat tak mungkin diselesaikan sekali saja, pasti berangsur-angsur agar mendapatkan hasil sempurna.

 

Panas setahun dihapus oleh hujan sehari.

Budi baik yang ditanamkan terhapus oleh keburukan.

Perbuatan baik yang telah dilakukan demikian banyak ternoda oleh perbuatan buruk sekali saja.

 

Hujan tak akan berbalik ke langit.

Sesuatu yang ditakdirkan tidak akan dapat diubah lagi.

 

Tak lapuk oleh hujan tak lekang oleh panas.

Tetap pada pendiriannya semula.

 

Hujan berpohon panas berasal.

Setiap ada masalah tentu ada penyebabnya.

 

Setelah hujan akan panas jua

Setiap penderitaan akan berakhir dengan kebahagiaan (karena itu harus dihadapi dengan sabar).

 

Tak ada tanaman menolak hujan.

Setiap orang akan memanfaatkan kesempatan yang baik dan meng­untungkan bagi dirinya.

 

Peluh diurut, hujan ditampung.

Melakukan pekerjaan apa saja asalkan maksud dan tujuan tercapai.