PERIBAHASA INDONESIA KAIN

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata KAIN

 

Sudah tahu akan ragi kain.

Sudah dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang buruk dan mana yang baik mana yang terang dan mana yang gelap.

 

Seperti kain buruk, dibakar tak berbau.

Gambaran orang yang hidupnya miskin dan menderita.

 

Tak tahu akan kain lagi.

Gambaran seseorang yang sedang sakit parah sehingga tidak lagi menghiraukan pakaiannya.

 

Seperti berselimut kain sehasta

Mendapatkan pertolongan yang sia-sia karena tidak mencukupi.

 

Seperti kain kasa di atas duri.

Keadaan perkara yang sudah parah sehingga sulit diselesaikan.

Keadaan orang yang sakit keras dan tak mungkin bisa disembuhkan lagi.

 

Tertangkap kain.

Seseorang yang berbuat zina dan tertangkap basah.

 

Bersih licin seperti kain dalam lipatan.

Gambaran gadis yang suci, yang belum tersentuh oleh laki-laki sama sekali.

 

Mengalih kain payah juga ke cerok, mengalih cakap di mata-mata saja

Mengingkari janji memang sangat mudah dibandingkan berusaha menepati.

 

Mengalih kain ke balik rumah, mengalih kata berhadapan.

Pekerjaan mengingkari janji itu mudah sekali daripada menepatinya.

 

Kain sehelai peminggang habis.

Gambaran orang yang jatuh pailit, terkuras hartanya menjadi miskin.

Gambaran orang yang mendapatkan kerugian sangat besar.

 

Bagai berkain tiga hasta.

Mendapat pertolongan yang tidak mampu mengatasi kesulitan dengan sempurna (pertolongan terbatas).

 

Kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari.

Seseorang yang mudah jemu terhadap sesuatu barang, terutama ter­hadap istri.

 

Menggantungkan kain kotor di muka pintu.

Melakukan perbuatan yang mendatangkan aib keluarga atau harga diri sendiri.

 

Sudah tahu dikain beragi.

Gambaran kehidupan seseorang yang dulu miskin, sekarang telah mulai membaik kehidupannya.

 

Sehari selembar benang, setahun selembar kain.

Orang yang ingin sukses hendaknya dimulai dari kecil, jika rajin akan mendapatkan hasil dari jerih payahnya.

 

Kain basah kering dipinggang.

Gambaran orang kaya yang menjadi miskin karena ditimpa kerugian atau musibah.

 

Kain tak bertepi.

Seseorang yang sangat miskin.

 

Sekain sebaju, selauk senasi.

Gambaran persahabatan atau ikatan percintaan yang seiya sekata sehidup sepenanggungan.

 

Sekain sebaju, selauk senasi, sebantal sekalang hulu, setikar seketiduran.

Kehidupan dua sejoli yang mesra, seakan-akan tidak dapat dipisah­kan.

 

Kain dalam acar dikuti, dia hendak masuk ke lungkang juga

Orang yang berwatak j ahat, meskipun dinasihat tetap saja tak akan dapat mempengaruhi perangainya.

 

Kain panjang empat, ditarik ke atas ke bawah tak sampai.

Tentang gambaran hukum yang berat sebelah.

 

Kain panjang empat, ditarik ke atas tak sampai.

Suatu pertolongan yang tak tanggung-tanggung.

 

Gantilah celana dengan kain.

Perkataan cemoohan bagi suami yang tidak becus memenuhi hidup keluarga.

Cemoohan bagi laki-laki yang kurang pemberani dalam menghadapi masalah (pengecut).

 

Kain dalam lipatan.

Berbuat selingkuh dengan sembunyi-sembunyi.

 

Ditangkak kain, maka duduk.

Gambaran seseorang yang teramat miskin.

 

Berkain tak cukup, sedikit pinggang.

Kalimat yang menggambarkan orang yang sangat miskin.

 

Kain sehelai berganti-ganti.

Keadaan keluarga yang hidup sangat miskin, makan sehari tak ma­kan dua hari.

 

Telah meraba-raba tepi kain.

Orang yang menderita sakit parah dan mendekati ajalnya.

 

Kain jadi basahan.

Menjadi hina dan tiada terhormat lagi karena kehilangan jabatan, ke­kayaan atau harga diri.

 

Sekain sebaju, selauk senasi.

Persabatan seiya sekata (sangat setia).