PERIBAHASA INDONESIA KAMBING

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata KAMBING

 

Bagai kambing dengan harimau

Penentangan orang miskin kepada penguasanya.

 

Seperti kambing dihalau ke air

Orang malas yang tidak mau melakukan suatu pekerjaan.

 

Bagai kambing dikuliti hidup-hidup

Seseorang yang sedang mengalami kesusahan atau menderita yang tidak pernah ada habisnya.

 

Kambing harga sebenggol

Biasanya anak muda karena belum banyak pengalaman, ia akan me­rasa sangat senang manakala mendapat musibah.

 

Hari hujan kambing lari.

Permasalahan atau perkara yang tidak diketahui bagaimana cara menyelesaikannya.

 

Membebek kambing lari ke hutan, menyalak anjing lari ke kota.

Biasanya orang yang penakut selalu menghindari huru-hara, sedangkan orang pemberani justru mendekatinya.

 

Bagai kambing harga dua kupang.

Perihal tingkah laku seseorang seperti anak kecil saja.

 

Bagai kambing lepas ke parak.

Gambaran seseorang yang dapat menentukan segala sesuatu yang disukainya di tempat yang amat mewah.

 

Bagai kambing dimandikan pagi.

Gambaran orang yang dihadapkan pada sesuatu (pekerjaan, dsb) yang sangat tidak sukai.

 

Umpama kambing kecil, merentak tidak memutus tali, berantuk tidak melambung bumi.

Menyelesaikan pekerjaan dengan tidak memuaskan (tidak sempurna).

 

Bagai kambing dalam biduk

Orang yang sedang dalam ketakutan dan tetapi tidak mampu meng­hindar atau menyelamatkan diri.

 

Larang kambing beranakkan harimau.

Jarang ada anak dari orang penakut menjadi anak pemberani.

 

Menanti pelir kambing putus.

Menunggu atau mengharapkan sesuatu yang tak mungkin teijadi.

 

Menggeruyut-menggeruyut bagai kambing bergelut.

Gambaran orang yang masih belum dewasa dan bersifat kekanak- kanakan.

 

Anak kambing tak akan jadi anak harimau.

Seorang yang penakut tidak akan menjadi pemberani.

Orang kecil tak mungkin dengan mudah menjadi orang besar (tetapi harus berjuang dan berusaha dengan keras).

 

Bagai kambing menanduk bukit, tanduk patah gunung tak runtuh.

Melakukan sesuatu yang sia-sia dan bahkan menderita kerugian da­ri tindakannya itu.

 

Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau mengu­ak.

Di mana orang tinggal haruslah menghormati tempat tinggalnya dan mematuhi adat yang berlaku.