PERIBAHASA INDONESIA LANGIT

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata LANGIT

 

Langit runtuh, bumi telah terbang

Harapan atau cita-cita seseorang yang telah sirna.

 

Ke langit tak sampai, ke bumi tak nyata

Seorang pemuda yang sedang menghadapi banyak orang di dalam organisasi.

 

Langit akan disigai, tebat akan disiar

Melaksanakan suatu pekerjaan yang tidak membuahkan hasil.

 

Dimana tanah dipijak, di situ langit dijunjung

Harus dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang baru di­masuki.

 

Bagai bumi dan langit

Dua saudara yang memiliki tabiat berbeda.

 

Langit diukir anak istri kelaparan.

Orang yang banyak omong, sombong dan pembual, tetapi tidak bisa berkarya (sehingga keluarganya ditelantarkan).

 

Langit dapat dilukis, sudut kambut diserayakan.

Kesalahan diri sendiri tidak pernah disadari, kesalahan orang lain meskipun sekecil apapun selalu dikoreksi.

 

Langit berkelikir, bumi bertembereng, salah-salah pikir menjadi hamba orang.

Angan-angan yang selalu menurutkan hawa nafsu sehingga akhirnya rugi sendiri.

 

Merasa di langit ketujuh.

Kebahagiaan yang dirasakan tidak dapat dilukiskan.

Disangka langit rendah, dipandang dekat dicapai tak dapat.

Segala sesuatu itu harus dihargai dan jangan dipandang remeh, ka­rena jika dilakukan biasanya baru merasakan kesulitannya.

 

Langit menelungkup.

Kejadian yang tak dapat dicegah dan dihindari.

 

Langit menyungkup kepala.

Orang kecil tak akan kuasa jika diperintah orang besar.

 

Kalau langit hendak menimpa bumi, bisakah ditahan dengan telunjuk

Rakyat kecil tidak akan mampu mencegah kebijaksanaan penguasa.

Orang miskin tak akan mampu menolak perintah orang kaya.

 

Langit runtuh, bumi cair.

Orang yang dijadikan tempat bersandar tidak lagi bisa diharapkan.

 

Bumi ditentang langit, langit ditentang bumi.

Menemui jalan buntu dalam berdaya upaya.