PERIBAHASA INDONESIA MANUSIA

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata MANUSIA

 

Manusia mati meninggalkan nama

Seseorang yang telah meninggal akan selalu dikenang karena per­buatan yang dilakukan semasa hidupnya.

 

Manusia tertarik pada tanah airnya, anjing tertarik oleh piring

Orang pandai memiliki banyak pengalaman dan wawasan, orang bodoh selalu memikirkan perut belaka.

 

Manusia dipegang mulutnya, binatang dipegang talinya

Apabila berbicara janganlah sampai mengingkari perkataan yang telah dilontarkan, jangan pernah mengingkari perkataan atau ucapan sendiri.

 

Manusia berikhtiar, Allah yang mentakdirkan.

Hidup di dunia ini manusia hanya berusaha, tetapi keberhasilan dan keberuntungan sudah ditentukan oleh takdir Tuhan.

 

Manusia tahan kias, binatang tahan palu.

Menegur orang cukup hanya dengan sindiran, sedangkan mengajari binatang harus dengan cambukan.

 

Lebih manusia karena akal, lebih burung karena sayap.

Manusia mempunyai kelebihan akal pikiran, hendaknya mengguna­kan akal pikirannya dalam setiap tingkah lakunya.

 

Manusia tertarik oleh tanah air, anjing tertarik oleh piring.

Orang yang berakal dan orang yang picik itu berbeda. Orang yang berakal ilmu pengetahuan dan wawasannya luas. Sedangkan orang yang picik sempit akalnya.

 

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama.

Orang yang berbuat baik akan dikenang meskipun sudah tiada.