PERIBAHASA INDONESIA PIPIT

Berikut ini adalah kumpulan contoh peribahasa Indonesia serta arti dan maknanya yang berkaitan dengan kata PIPIT

 

Pipit bukan seekor, jagung bukan sebatang

Janganlah bersedih karena hilangnya sesuatu yang sangat berharga, masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.

 

Pipit tuli makan berhujan, tak dihalau padi habis, dihalau baju basah.

Keadaan yang serba sulit, bertindak atau diam tetap saja sama bahayanya.

 

Pipit yang makan padi, merbah terbawa rendong.

Orang yang tak bersalah, ia bermaksud baik tetapi justru menjadi korban dosa orang lain.

 

Bagaikan pipit menelan jagung.

Orang miskin berlagak menjadi orang kaya.

 

Bagaikan pipit hendak menelan gajah.

Orang kecil dan miskin tetapi sombong, berlagak seperti pembesar atau orang kaya.

 

Yang pipit sama pipit, yang enggang sama enggang.

Biasanya yang kecil bergaul sama yang kecil, yang kaya bergaul dengan yang kaya dan pejabat bergaul dengan pejabat.

 

Burung pipit sama enggang, mana boleh sama terbang.

Perjodohan atau persahabatan akan lebih menyenangkan jika sama- sama sederajat.

 

Pipit hendak menjadi enggang.

Orang yang tidak tahu diri akan kekurangannya sehingga bermimpi menjadi orang besar

 

Pipit hendak meminang anak enggang.

Pemuda miskin hendak meminang gadis kaya.

 

Pipit berperang dengan garuda.

Permusuhan yang tidak seimbang.

 

Pipit jantan tak bersarang.

Dalam adat Minangkabau, anak laki-laki tidak perlu diberi harta berupa rumah karena sudah bisa merantau.