Kaidah Penulisan Huruf Miring Sesuai EYD

Penggunaan Penulisan Huruf Miring

Huruf miring dalam penulisan pada umumnya dipakai untuk:

 

    1. Menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam karangan.

Contoh:

Majalah Bahasa dan Kesusasteraan

Negarakertagama karangan Empu Prapanca

Surat kabar Suara Merdeka

 

    1. Menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.

Contoh:

Bab ini tidak membicarakan penulisan huruf besar

Buatlah kalimat dengan kata lepas tangan

Huruf pertama dalam kata abjad adalah a

 

    1. Menuliskan kata nama-nama ilmiah, atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.

Contoh:

Apakah tidak sebaiknya kita menggunakan kata “penataran” untuk kita up-grading?

Buah manggis nama ilmiahnya ialah Garnicia mangostana

Weltanschauung antara lain diterjemahkan menjadi pandangan dunia.

 

Catatan:

Dalam tulisan tangan, huruf atau kata yang akan dicetak miring diberi satu garis di bawahnya.

Oke Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca setia peribahasaindonesia.com